Allegri Tidak Garansi Tinggal di Juventus

No Comments
Allegri Tidak Garansi Tinggal di Juventus

Juru tak-tik Juventus, Massimiliano Allegri, ogah memberi garansi ia bakal menetap di Turin. Dia mau omong dahulu dengan Orang nomor 1 di Bianconeri, Andrea Agnelli.

Kompetisi musim ini, Allegri sukses menjaga piala Liga Italia untuk ke 8 kalinya secara berturut-turut bagi Juventus. Namun begitu, kesuksesan itu jadi satu-satunya yang dapat digapai Allegri musim ini. La Vecchia Signora menderita ketidakberhasilan di ajang Coppa Italia dan Liga Champions.

Kesepakatan kontrak sang manajer dengan Juventus bakal berakhir pada 2020. Sampai sekarang, tak kunjung ada negosiasi pembaruan waktu bekerja.

“Saya tetap punya 1 tahun lagi di dalam kesepakatan kontrak, namun penting untuk menganalisis kompetisi musim ini dan kompetisi musim selanjutnya. Kami mesti punya pemikiran yang pasti dan amat pasti di dalam penilaian kami, ” tutur Allegri pada Sky Sports Italia.

“Itu normal jika kesebelasan perlu meningkat tiap-tiap tahun dan tim sudah amat bagus di dalam mengembangkan kesebelasan di tiap-tiap musim panas. Pavel Nedved dan Fabio Paratici amat cerdas mendapatkan tipikal bintang yang ideal. ”

“Adalah normal jika kompetisi musim selanjutnya bakal sedikit lebih sukar. Margin blunder makin kecil dan bakal makin sukar untuk senantiasa unggul, sampai-sampai di Serie A, ” Allegri melanjutkan.

Allegri sendiri telah menangani Juventus semenjak 2014. Dia sukses memenangi lima Scudetto, empat Coppa Italia dan dua Piala Super Italia.

Categories: Main

Tags:

Zidane Tegaskan Real Madrid Tidak Krisis Penjaga gawang Musim Depan

No Comments
Zidane Tegaskan Real Madrid Tidak Krisis Penjaga gawang Musim Depan

Juru tak-tik Real Madrid, Zinedine Zidane, menegaskan kompetisi musim berikutnya kesebelasannya takkan bongkar pasang penjaga gawang. Musim ini, Los Blancos memberikan kans pada 3 orang yaitu Thibaut Courtois, Keylor Navas, sampai Luca Zidane.

Musim ini, Madrid mengalami penurunan kualitas performa di dalam beberapa kesempatan. Mereka tereliminasi dari Liga Champions, kompetisi yang jadi tumpuan sepanjang 3 musim pamungkas. Begitu juga pada Copa del Rey, serta LaLiga juga makin jauh dari genggaman.

Melalui 29 laga liga yang telah dijalani sepanjang itu, Courtois diberi kans di dalam 24 laga. Navas mengantongi 4 laga serta 1 laga sisanya jadi punya Luca Zidane kala melawan Huesca beberapa saat yang lalu.

“Musim depan, takkan terdapat perdebatan kembali tentang kiper, segalanya bakal pasti. Sekarang, kami memang memiliki 3 penjaga gawang berbakat serta bakal menuntaskan musim bersama mereka bertiga, ” tutur Zinedine Zidane sebagaimana dilansir melalui BBC.

Kembalinya Zinedine Zidane merubah pergerakan bintang pada internal Real Madrid. 2 juru tak-tik sebelumnya, Julen Lopetegui serta Santiago Solari, cenderung mengambil keputusan tak populer. Semacam mencadangkan Isco serta Keylor Navas, demi menurunkan bintang pilar mereka sendiri-sendiri. Tapi, keputusan yang dieksekusi sering jadi boomerang untuk skuat.

Categories: Uncategorized

Tags:

Legenda Brasil: Arthur Takkan Selevel Xavi

No Comments
Legenda Brasil: Arthur Takkan Selevel Xavi

Bekas striker timnas Brasil, Tostao, yakin jika pemain berposisi gelandang Barcelona, Arthur Melo, punya potensi yang besar guna jadi bintang hebat. Tapi, Tostao menilai, Arthur takkan bisa sampai tingkat yang serupa dengan legenda Barcelona, Xavi Hernandez.

Xavi mengambil keputusan buat meninggalkan El Barca di bursa transfer musim panas tahun 2015. Selama kariernya, bintang yang sekarang berjersey Al-Sadd itu disebut sebagai satu dari sekian banyak gelandang paling baik sepanjang sejarah.

Bisa dibuktikan dengan akurasi assist serta visi berlaga yang ditampilkan Xavi di gelanggang hijau. Ia juga mendapat segudang piala bareng tim nasional Spanyol dan Barcelona.

Arthur Melo berlabuh di Camp Nou di Juli 2018. Bintang berumur 22 tahun itu dibeli dari Gremio dengan biaya transfer senilai 31 juta euro.

Dari gaya berlaga, sejumlah kalangan terus membandingkan Arthur dengan Xavi Hernandez serta Andres Iniesta. Karena bakatnya, ia sudah bisa kompetitif di sektor tengah Blaugrana di kampanye musim pertamanya.

“Dia bintang yang di atas rata-rata. Ia tampak seperti Xavi dari gaya bertandingnya serta penguasaan bola, ” tutur Tostao. “Saya kira ia tengah dapat berlaga lebih bagus, banyak menolong dalam penyerangan dan memberikan umpan seperti Xavi, ” kata bekas bintang yang menghantarkan tim nasional Brasil memenangi Piala Dunia 1970 itu.

“Dia bakal jadi pesepak bola kuat, namun takkan bisa sampai tingkat seperti Xavi selaku 1 dari 5 gelandang paling baik sepanjang sejarah, ” tutupnya.

Tolisso Siap Sambut Kedatangan Lucas Hernandez di Munich

No Comments
Tolisso Siap Sambut Kedatangan Lucas Hernandez di Munich

Pemain berposisi gelandang Bayern Munich, Corentin Tolisso, menyatakan jika ia bakal siap menyambut Lucas Hernandez di Allianz Arena. Menurut pendapatnya, Lucas Hernandez adalah bintang yang amat berkualitas.

Pada bursa transfer tengah musim 2019, Lucas Hernandez jadi satu dari sekian banyak target inti dari Die Roten. Tapi, Atletico Madrid ogah membebaskannya serta mendesak Bayern buat kembali datang pada bursa transfer musim panas nanti.

“Saya tidak paham apakan ia bakal hadir ke Bayern. Namun, aku bakal amat girang jika ia mengambil keputusan buat hadir ke sini,” tutur Corentin Tolisso pada Telefoot.

“Lucas merupakan bintang yang mengesankan serta sama baiknya saat diturunkan menjadi pemain bertahan tengah ataupun pemain bertahan sebelah kiri. Jika aku bertanggung jawab atas urusan transfer di Bayern, maka aku bakal berupaya semaksimal mungkin untuk merekrutnya,” lanjut lelaki 24 tahun ini.

Di samping membahas soal Lucas Hernandez, Corentin Tolisso pun pernah membicarakan soal Benjamin Pavard. Dia menyatakan jika pihak petinggi klub pernah menanyakan pandangannya soal Benjamin Pavard sebelum menebusnya melalui VfB Stuttgart.

“Pihak klub pernah menanyakan pendapat aku soal Benjamin. Aku menyatakan jika ia adalah bintang yang amat bagus serta dapat membantu kami di jantung pertahanan.”

Benjamin Pavard dibeli dengan mahar senilai 31 juta Pounds. Dia bakal gabung bersama Pasukan Bayern Munich di bursa transfer musim panas tahun nanti usai melakoni kampanye musim 2018-19 bareng Stuttgart.

Categories: Main

Tags:

Roma Kalahkan 10 Penggawa CSKA

No Comments

AS Roma berhasil meneruskan tren positif mereka ketika bertanding di Liga Champions. Menghadapi CKSA Moskva di Rusia, anak didik Eusebio Di Francesco itu unggul bersama score 2-1. Hasil positif itu didapat saat sang musuh dipaksa berlaga bersama 10 pemain.

Main tanpa Daniele De Rossi yang sedang masuk ruang perawatan, Roma menurunkan formasi 4-2-3-1. Tidak ada transformasi berarti pada jantung pertahanan Il Lupi. Cuma Davide Santon yang mengisi posisi pemain bertahan sebelah kanan sebagai pengganti Alessandro Florenzi yang dimainkan lebih ke depan. Bryan Cristante jadi kawan tandem Stevan N’Zonzi selaku double pivot.

Laga baru berlangsung 4 menit, Konstantinos Manolas menghantarkan pasukan AS Roma memimpin. Berawal melalui sepakan penjuru Lorenzo Pellegrini, Manolas menanduk bola yang tidak berhasil dihalau Igor Akinfeev. Assist Pellegrini jadi yang ke 3 berturut-turut untuknya pada Liga Champions serta jadi yang perdana untuk kesebelasan Italia usai terakhir adalah Clarence Seedorf pada tahun 2007. Babak pertama berkesudahan buat keunggulan AS Roma.

Pada fase ke 2, CSKA Moskva lebih main menyerang. Alhasil nampak pada menit ke-51. Yaitu Arnor Sigurdsson yang menyarangkan goal penyama skor. Goal itu diawali dengan counter attack cepat berbahaya yang tidak berhasil diantisipasi barisan belakang lawan.

Bermain asyik menyerang, CSKA Moskva kecolongan. Pada menit ke-56, Hoerdur Magnusson mendapat kartu kuning ke 2 pada laga itu. Magnusson diberi kartu kuning ke 2 usai dia melakukan pelanggaran terhadap Justin Kluivert.

Menang jumlah penggawa dimanfaatkan secara maksimal oleh Florenzi serta kolega. 3 menit kemudian, giliran Pellegrini yang menyarangkan goal memanfaatkan assist dari Cristante. Goal bernada offside itu jadi goal terakhir pada pertandingan itu. Roma kalahkan 10 bintang CSKA Moskva.

Categories: Main

Tags: ,

Denmark Open 2018 – Zheng Siwei/Huang Yaqiong Makin Superior Usai Tegaskan Titel jawara

No Comments

Denmark Open 2018 - Zheng Siwei/Huang Yaqiong Makin Superior Usai Tegaskan Titel jawara

Pasangan ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, makin memperlihatkan dominasinya usai menegaskan trofi di Denmark Open 2018.

Trofi diraih usai menghajar wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, 21-16, 21-13, di pertandingan partai puncak yang berjalan di Odense Sports Park, Minggu (21/10/2018).

Pertandingan ketat begitu saja tersaji semenjak gim pertama sampai skor 10-10.

Puavaranukroh/Taerattanachai memimpin tipis di interval 11-10.

Usai interval, Zheng/Huang memaksakan skor jadi imbang 11-11.

Ke 2 pasangan lagi-lagi terlibat aksi saling bergantian mencetak angka sampai score 16-16.

Zheng/Huang berikutnya menyarangkan 5 angka berturut-turut serta menegaskan gim itu menjadi milik mereka.

Di gim ke 2, Zheng/Huang makin superior serta menang 12-9.

Puavaranukroh/Taerattanachai berupaya mendekat 10-12. Namun begitu, Zheng/Huang kembali membuka jarak 18-10 usai menyarangkan 6 angka berturut-turut.

Zheng/Huang yang telah memegang kendali performa sukses menyentuh poin 21 terlebih dahulu serta menegaskan titel juara.

Kejayaan di Denmark Open 2018 makin mengokohkan dominasi peringkat pertama dunia itu.

Semenjak dipasangkan di November 2017, Zheng/Huang telah memborong 11 piala.

Tahun ini, Zheng/Huang tercatat memenangi Indonesia Masters, Japan Open, China Open, Kompetisi Asia, Kompetisi Dunia, serta mendapat medali emas Asian Games 2018.